Rabu, 23 September 2015

Sweet Enemy PART 1

hai... kenalin gue author kece bin cantik dari bumii, gue mau post cerbung gue nihh. yahhh maap yakkk klo amatir, biasa remaja labil lg eksis. sebenarnya nih cerbung bikinan gue sm tmn gue, namanya putri, lah klo nama gue sendiri iner kece cusss... baca yookkk

cekidooooooottttt


Title : sweet enemy
Author : 1. Putri Royan Difa
               2. Sarsa Parila Inersia
cast      : 1. Erdiva Claresia Putri
              2. Deravi Ekada Nuraga
              3. Agnesia Claritta
              4. Raynaldi Bahtiar
              5. Milenia Videfy
              6. Ozy Valen

PART 1

              Alunan musik klasik terdengar lembut dari sebuah kamar seorang gadis.Ia sedang sibuk mencoret-coret halaman belakang buku tulisnya.Mencari jawaban dari rumus kimia yang sedari tadi belum di temukannya.sesekali ia menggerutu.
              Meskipun ia sudah menyetel musik klasik yang biasanya meningkatkan kasdar moodnya ,namun sepertinya hari ini tidak.Ia butuh moodboster yang anti mainstream kali ini.frustasi sedang melandanya karena besok adalah hari dimana ujian bulanan kimia di adakan.Belum lagi ,materi kimia kali ini bukan materi yang di senanginya.
              Erdiva claresia putri,gadis penghuni kamar itu adalah salah satu siswi yang pandai di sekolahnya.Tidak biasanya ia frustasi karena hanya sekedar ujian bulanan meskipun pada mata pelajaran sulit sekalipun.Ia adalah gadis yang cantik,perilakunya menyenangkan ,kulitnya yang bersih ,meskipun tidak terlalu cerah membuat cowok-cowok di sekitarnya tak segan untuk menggodanya.Tetapi perilaku tomboynya menutupi kecantikan fisiknya.Seumur hidupnya , ia tidak pernah mengenal istilah pacaran. menurutnya, menjadi friendship lebih baik.
              Sedang kesal-kesalnya ia berhadapan dengan rumus kimianya, sang bunda memanggilnya. atau lebih tepatnya, berteriak memanggilnya dari arah dapur.
" Ares..... bisa tolong belikan sayur-sayuran di pasar ??? mama sedang sibuk sayang !!!!"
terdengar gerincing suara piring dan gelas yang beradu. Yang dimaksud sibuk oleh mama Ares adalah sibuk mencuci piring dan alat dapur lainnya. Ares hanya mendengus dan menghela nafas. Ia berjalan menuju dapur dengan langkah berat. " Beli apa aja ma ??" tanya Ares dengan nada malas.
" cukup beli ini aja ."
"WHATTTTTT ??? OHH ayolah mah,, ini sangat banyak. bagaimana bisa mama menyuruhku untuk belanja sebanyak ini ?? sementara aku juga sedang sibuk. "
"heh... sibuk main gadget maksud kamu, udah sana gak usah bawel."
            Akhirnya gadis itu pun menurut dan berjalan dengan langkah berat menuju super market terdekat. suasana hatinya sangat buruk saat ini.
"gilaaa kali yakkk ,, bete gue. aisssh tugas malah bejibun, ujian bulanan belum kelas, masih aja mama nyuruh-nyuruh belanja segala. bujukkk dahh" gerutunya kesal hinga ia menendang botok kaleng di depannya untuk melampiaskan kekesalannya.
KLONTAAANG ,,, BUK " AWWWWWW.... "

"Ups,... mampus gue !!" pekik ares.
" Heh cewek gila, loe waras kagak sih ? seenaknya aja tuh kaki nendang kaleng. dasar gila " umpat seorang pemuda yang menjadi korban kekesalan ares.
" Apa loe bilang ? gue Gila ??? loe kali, ngapain coba loe tiba-tiba nongol gitu aja, coba aja loe kagak lewat tadi, pasti tuh kaleng kagak bakal ngenain loe . dasar kaleng rombeng ... !" umpat ares tak mau kalah.
"heh udah salah gak mau ngaku ,, gila loe ! "
"loe yang gila "
"loe lebih gila "
"lah loe lebih gila diantara orang yang paling gila"
      Mereka pun saling cek cok sampai akhirnya Ares mengalah karena ia sadar, dirinya belum menjalankan tugas yang diberika mamanya. "tau ah... sabodo tuing dah !"
      Akhirnya Ares ngacir karena tak mau ribut dengan orang yag tak dikenalnya itu.
" heh ... cewek gilaaa .. Awas loe !!" terdengar umpatan sang cowok dari jauh.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

KRING.....KRING
DUBRRAAKKKK
KLONTANGGGG
Suara gaduh terdengar dari dalam kamar seorang Ares. Dengan kasarnya, ia membanting alarm yang tak berdosa itu, ia pun duduk dari tidurnya dengan mata yang masih terpejam. sejenak ia mengerjapkan matanya beberapa kali.
" hoaaamm,,,, jam berapa sih ? " ucapnya malas sambil sedikit meregangkan tubuhnya. matanya pun tertunjuk pada jam dinding yang ada.
"WHAATT ... Oh mama...... gue telah sekolahhhhhhh , mampus gue !!!" pekik ares sambil menepuk jidatnya, dan ngacir ke kamar mandi.
            segera saja ia membasuh muka dan menggosok gigi. sejenak muncul ide , agar ia tidak perlu berlama-lama mana , karena ia tau dirinya akan terlambat. akhirnya ia pun keluar dari kamar mandi. dan langsung berganti pakaian. setelah selesai, ia merapikan rambutnya dan memakai bedak agar tidak terlalu terlihat seperti orang yang baru terbangun dari tidur dan tidak mandi pula. tak lupa ia menyemprotkan sedikit parfum pada tubuhnya. ia pun segera berlari menuju garasi untuk mengeluarkan sepedanya.
"mama..... ares brangkat yaaaaahhhh ?? assalamualaikum !" teriaknya dari luar rumahnya. padahal ia tidak tau dimana sekarang mamanya berada. tanpa peduli respon dari mamanya, ares langsung mengayuh sepedanya dengan tergesa, ia hilang menuju tikungan.
" lohhhh ... Ares mana ya ? udah brangkat ya tuh anak ? mana uang sakunya gak di bawa pula. duhh...." mama ares muncul dari halaman belakang rumah. rupanya sang mama sedang menjemur pakaian.
         untuk yang kesekian kalinya, ares adalah siswi yang beruntung karena ia masuk di salah satu kelas terbaik di sekolah favorit di kotanya. ia masuk ke dalam Better class yang ada di sekolah. Yang bernama International science-techno High School. Beruntung karena ia mendapat besiswa untuk ke jenjang pendidikan selanjutnya. juga beruntung karena pak satpam yang denga berat hati membukakan gerbang untuknya.
" ihhhh , pak satpam ganteng deh,, kalo baik bukain gerbanya dong pak.Ares kan cuma telat 5 menit " bujuknya dengan mata berbinar yang sama seperti anak kecil jika minta di belikan mainan .
 Setelah pak satpam menimbang-nimbang pemikiranya ,akhirnya dengan senyum yang di paksakan ,gerbang sekolah pun terbuka untuk ares dan beberapa murid lainya.Dengan catatan ,mereka harus melapor ke kantor BK sebelum masuk ke kelas.
            Ares memarkirkan sepedanya dan melangkah malas menuju kantor BK .Ia dan beberapa siswa lainya harus mencatatkan namanya untuk di beri point.Point pelanggaran .Ares melewati beberapa kelas yang terlihat sudah mulai kegiatan belejar mengajar setalah urusanya dengan guru BK selesai .Dengan tergesa ia segera menuju kelasnya yaitu kelas XI Better class 1 yang ada di lantai 3.
           International Science-Techno High school ini terdiri dari tiga sekolah yaitu Junior High school, Senior High School dan College. Untuk Junior High School dan Senior High School sendiri dibagi menjadi enam yaitu Better class I dan II , Best Class I dan II , dan Good class I dan II. untuk perkuliahan atau College, disini hanya terdapat 2 fakultas yaitu science dan ICT.
          Bangunan sekolah tinggi ini pun las dan megah. laboratorium yang ada di dalamnya pun lengap. Bangunan yang terdiri dari tiga lantai ini pun bersih, tatanan arsitekturnya rapi dan berkelas. tidak sembaranga anak dapat masuk ke sekolah ini.
          Ares masih berjuang untuk melewati lorong demi lorong, tangga demi tangga untuk mencapai kelasnya yang ada di lantai paling atas. Saat ia hendak menaiki tangga ketiga, tiba-tiba ......

BRUUUUUKKKK......................!!!!!!!!!! ia bertabrakan dengan seseorang saat mereka saling berpapasan di tikungan lorong lantai dua. " eh dasar cowok gilaaaa,,, loe punya mata gak sih ??? jalan tuh yang.... " saat ares bangun dari jatuhnya, ia baru menyadari bahwa cowok yang ia tabrak adalah cowok yang menjadi korban kekesalannya kemarin sore.
"woyyy ... loe cewek kagak warsa. loe tuh yang pake acara lari-lari segala" umpatnya.
"ah .. bodo amat " ares pun membersihkan seragamnya yang kotor dan bergegas ngacir menuju lantai 3.
          Ia pun sampai di depan kelasnya. Diintipnya isi kelas itu lewat jendela. lega rasanya saat belum ada guru yang mengisi kelasnya. Ares pun membuka pintu denga perlahan dan tidak lupa ia menempelkan ibu jarinya dengan mesin Finger Print yang terletak di samping pintu. Alat ini digunakan untuk mengabsen siswa berbasis teknologi.
         Saat masuk ke dalam kelas, ada beragam respon yang didapatinya. ada yang tidak peduli, dan tidak memalingkang wajahnya dari monitor laptop, ada yang menatap ares dengan ekspresi yang aneh. Ada yang menggelengkan kepalanya, namun, ares hanya nyengir kuda dan berjalan menuju tempat duduknya.
         Hampir semua temannya saat ini sedang sibuk dengan laptopnya masing-masing. sepertinya ada tugas dari guru yang mungkin tidak bisa hadir saat ini. ares pun duduk tenang sambil mengatur nafasnya yang ngos-ngosan karena berlari 3 tangga sekaligus. ia pun meletakan tasnya di laci mejanya. kemudian ia mencolek bahu teman yang duduk di depannya. Millenia Videfy.
" Mill. ada tugas apaan sih ?" tanya ares.
"tugas membandingkan data res, itu udah diprogam sekretaris di Screenboard " jawab Milli menunjuk screen board. Ares hanya mengangguk dan segera mengeluarkan tasnya dari laci kembali. Ia berniat mengambil laptop dan flashdisk dari tasnya. namun, raut wajahnya mendadak pucat saat ia menyadari tak ada laptop di tasnya.
" pantas aja tadi waktu lari , ini tas enteng amat. ternyata kagak ada laptopnya. mampus gue. " rutuknya berbisik. ia pun beranjak dari kursinya dan meuju kursi ahcmed , sang leader class. ia meminta izin untuk pergi ke lorong dimana loker para siswa berjejer. Ahcmed mengiyakan.
         Ares keluar dari kelas dan melangkah cepat menuju lorong loker. tidak lupa ia memasukan kode angka lokernya dan segera ia membuka loker miliknya. Namun, Naas, tidak benda bernama laptop dalam lokernya. hanya ada tab, kamus digital, buku agenda, diary, dan tumpukan buku referensi.
"gillaaa............. gue bener-bener kagak bawa laptop." tanpa sadar ia setengah berteriak karena panik.
         Ia baru bisa menenangkan dirinya saat terdengar beberapa langkah kaki dan beberapa orang yang sedang berbincang.Ares pun bergegas kembali menuju kelasnya .Setelah sampai di depan kelasnya ,ia masuk lalu terduduk lemas di kursinya .
 "loe kenapa res ????????"tanya agnes penasaran.
"Gue kagak bawa laptop !"ucapnya dengan nada yang lemas.
"Tenang aja .kalo loe bawa flash disk loe bisa numpang di laptop gue .Terus kerjaan loe bisa loe pindahin ke tuh flash disk."
           Ares pun hanya mengangguk lega karena ada seorang agnesia claritta yang telah membantunya ia sangat bersyukur saat itu.Suasana kelas bertambah hening saat miss poppy masuk,bersama seorang murid baru .
" LOEEEE !!!" teriak ares dan murid itu bersamaan.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PART 1 selesai, tunggu part dua nya kawan. bye