Sabtu, 03 Oktober 2015

Sweet Enemy PART 2

haii.... gue balik lagi. ini part 2 dari sweet enemy, yaa walaupun gue tau kgak ada yang baca tp tak apalah. gue bikin ini cuma buat nyalurin hobby gue aja kok. oke
CEKIDOOOOOTT !!!!!!!!!!

Title : Sweet Enemy
Author : 1. Putri Royan Difa
              2. Sarsa parila inersia
cast : 1. Erdiva Claresia Putri
         2. Deravi Ekada Nuraga
         3. Millenia Videfy
         4. Raynaldi Bahtiar
         5. Agnesia Claritta
         6. Ozy Valen.

PART 2

"LOE ....!" teriak ares dan murid itu bersamaan. Semua murid dikelas itu pun hanya memandangi mereka berdua dengan tatapan bengong termasuk miss poppy.
"Ares , kamu ngapain teriak-teriak gitu kayak di hutan, lebih baik kamu duduk lagi deh ." ucap miss poppy kepada ares.
"iya, miss , maaf ." jawab ares dengan nada cuek.
'cisssh apa dunia ini terlalu sempit ? sampai-sampai gue bisa ketemu tuh orang untuk yang ketiga kalinya.' batin ares dengan tatapan yang cukup menjengkelkan.
"eh..oke , Ravi, sekarang perkenalkan diri kamu." suruh miss poppy kepada pemuda itu.
"iya.. makasih miss. hai guyss, kenalin gue Deravi Ekada Nuraga. kalian semua bisa panggil gue ravi. gue pindahan dari Aussie. Thaanks... "
          berbagai respon didapat ravi setelah ia selesai menyampaikan perkenalannya. murid-murid cowok udah pasti cuek-cuek aja karena menurut mereka gak ada yang istimewa dari si murid baru. lahhh... kalo yang cewek , udah pada heran kali ngeliat pangeran tampan tiba-tiba datang gitu aja dari langit.
"OMG.... Bule nyasar. tampan euy !"
"Handsome boy.... "
 "Gilaa ganteng banget " itulah beberapa respon para kaum hawa di kelas itu. 'cissshh.... apanya yang bagus dari tuh kaleng rombeng' batin ares dengan tatapan sinis melihat ke arah ravi. sedangkan ravi hanya membalas dengan kedipan matanya. ares hanya bergidik ngeri melihatnya.
"urusan kita belum selesai, cewek gila !!" ujar ravi tepat di telinga ares pada saat ravi berjalan melewati bangku milik ares.
"heh yang loe maksud gila itu gue ? loe kalo ngomong ngaca dulu ngapa, dasar kaleng rombeng, sialan luh " sewot ares.
"bagus deh kalo loe ngrasa, dan satu lagi , jangan panggil gue kaleng rombeng, itu nama nggak selevel sama gue yang ganteng ini !" ujar ravi sambil melirik ares yang ternyata sedang mencibir dan mengejek dirinya.
PUUKKKK........... " yaaaakkkkkkk..... dasar cowok gila, sakit tauuuuuu, loe itu bener-bener gila yaa.... itu kamus gedenya bejibun tau dan kenapa loe malah nim......epphmm"
"hahaha ... bawel sih loe, pakai triak-triak lagi. makan tuh kertas hahahah .."
         Sambil tertawa ravi pun dengan tak berdosanya kembali mencari bangku yang sempat tertunda dan meninggalkan ares yang wajahnya sudah merah padan menahan marah dan malu. bayangkan saja, ravi dengan seenaknya menyumpal mulutnya dengan kertas di depan teman-temannya.
"morning class.. ?" terdengar suara mr.adlan yang baru saja masuk dan merubah suasana yang ada menjadi suasana yang serius.

SKIP

KRIIING.... KRING bel istirahat pun berdentang cukup keras dan itu adalah surga bagi para murid hehehe karena menurut mereka 'tak ada yang indah selain bel sekolah ckck' itulah prinsip yang dianut oleh mereka.
"res , ke kantin yook ?" ajak agnes dan milli kepada ares.  ares pun kemudian merogoh sakunya, bermaksud untuk mengecek uang sakunya.
"yahhh.. gue lupa kagak bawa duit, padahal nih perut udah demo dari tadi. busssett apes banget sih gue hari ini." ucap ares sambil terduduk lemas.
"gue traktir loe deh kali ini, berhubung masih baik nih " sela milli.
"heh .. seriusan ??"
"iy.... mmmppphh !"
"huwaaaa.... makasih milli sayooong, loe emang the best, lopee yuu !!!" ares langsung kegirangan memeluk milli yang sudah sesak napas.
"res loe gila yakk ? error lu ?" tanya agnes sambil geleng-geleng. ares hanya menanggapi dengan cengiran kudanya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

KANTIN

Terlihat seorang cowok sedang mendengarkan earphone nya dan meminum satu cup jus melon dengan gadget di tangannya. Asik dengan dunianya.
"hai bro.. loe anak baru tadi kan ? gue boleh gabung ? kenalin gue ray ?' ujar cowok bernama ray tadi  yang tiba-tiba datang menghampirinya.
"eh ,, iya silahkan. gue ravi. " ucap cowok itu yang ternyata adalah ravi.
"loe .. "
"haiii.. sobat gue ray yang unyu-unyu, loe kok ninggalin abang ozy yang cakep ini sih ? gak asik loe !" belum selesai ray berbicara kepada ravi, tiba-tiba makhluk ajaib alias ozy datang.
'heh zy, mending loe duduk deh, kagak malu apa loe diliatin noh !" ucap ray sambil menunjuk dengan dagunya. 
"hehehe biasa, gue kan error. baru nyadar loe ? ckckck. eh loe ravi kan ? marid baru tadi, kenalin gue ozy. orang paling ganteng di ST school. hehehe " ravi pun hanya cengo memandangi makhluk di depannya ini sambil geleng-geleng kepala.
"hahah gak usah heran rav, dia emang gitu. autis, gue aja heran kenapa gue bisa sahabatan sama tuh anak. " sela ray sambil ngakak karena liat ekspresi cengo ravi.
"hahahah ... sumpah , loe absurd banget zy, hahaha ' tawa ravi setelah lama di ekspresi cengo nya. ray dan ozy pun hanya bisa bengong ngeliat  tingkah aneh ravi. 'serem nih anak.. ' batin mereka berdua.
 Tiba-tiba suasana kantin teralihkan dengan kedatangan 3 gadis cantikyang sedang berjalan. merekalah pusat perhatiaanya. tak segan-segan kaum adam melirik mereka. sedangkan kaum hawa hanya bisa menatap iri dengan kecantikan mereka. Ares, Milli, dan Agnes. ya... ternyata merekalah yang menjadi pusat sorotan sedari tadi. memang sudah rahasia umum jika mereka begitu terkenal di lingkup ST-School ini karena kecantikan dan kecerdasan mereka.

"heh... kenapa tuh orang pada ngeliatin mereka. iya sihh, yang dua mah cantik, lah yang tengah, si cewek gila itu, hrrr !" desis ravi sambil geleng-geleng kepala karena melihat kaum adam yang pada gila semua termasuk dua kucrut di depannya , siapa lagi kalo bukan ray dan ozy.

"heh... gondrong, ozyyy , ! bengong aja lu berdua !" tepuk ravi pada bahu si gondrong alias ray dan si ozy. "hehehe... sory, rav. kita lagi liat bidadari noh !" jawab ozy setelah sadar dari kebengongannya.
"hah ? maksud loe mereka... biasa aja menurut gue.. yang dua sih cantik, lah yang tengah nauzubillah dah ... empet gua !" jawab ravi seenaknya.
"heh... curut ! loe gak tau mereka itu siapa ?"
"kagakkkkkk !!!!" potong ravi , padahal si ozy belum menyelesaikan omongannya.
"belum selesai begooo, gini yaa, mereka itu most wanted girl di sekolah ini. apalagi si Ares yang loe bilang itu, dia mah bintangnya kalo disini !" jawab ozy sambil menjelaskan , si ray pun hanya mengangguk setuju.
"cissshhh .... mosok ? maksud loe ?'
"okee ... gue jelasin nih ya. yang paling kanan itu namanya Milliane Videfy biasa dipanggil Milli, dia anak yang punya St-School. selain cantik, chubby, dia anaknya gak sombong dan mudah bergaul. selain itu, dia juga ketua ekskul cheers di ST-School. nah kalo yang paling kiri namanya Agnesia Claritta , panggilannya agnes. dia juga cantik, dan dia anak dari donatur di sekolah ini yaitu Claritta company. makanya dia terkenal tapi dia gak sombong, sederhana banget anaknya. walaupun dia rada cuek sih, dan yang terakhir yaitu Erdiva Claresia Putri biasa dipanggil Ares , , dia cantik tapi agak tomboy, bukan anak orang kaya sih, dia juga anak beasiswa disini . tap...."
"jadi itu yang bikin tuh anak terkenal, cuma numpang tenar doang dong tuh anak ! cishh "  potong ravi, padahal si ozy belum selesai menjelaskan.
"heh .. gue belum selesai , dengerin dulu, si Ares itu anak paling cerdas di ST-School. loe tau ? hampir semua nilainya diatas rata-rata. dia juga sering menjuarai kompetisi kimia maupun ICT sampai ke luar negeri. di samping itu, dia juga jago beladiri. " terang ozy. si ray pun hanya melengos dan cekikikan karena melihat ozy yang menggerutu gara-gara si ravi gak dengerin omongannya.


di sisi lain

"yahhhh... kantin nya penuh semua. masa iya harus ke kantin bawah sih " gerutu milli karena melihat kantin yang penuh sesak.
"ahhaa... gue punya ide , ikut gue ... " ajak milli tiba-tiba setelah selesai marah-marah. kedua temannya ini pun hanya melengos pasrah.
'haii... gue sm temen-temen gue boleh duduk disini gak ?" tanya milli kepada penghuni bangku kantin yang di datanginya yang ternyata adalah ravi, ozy, dan ray.
"sumpah ? ciyusss ? mi apa ? boleh, boleh, boleh " jawab ozy dengan antusias mempersilahkan mereka. Agnes memposisikan dirinya di depan ray, milli di depan ozy dan ares pun duduk di depan ravi.
"loe ! huwwaaaa ngapain loe dissiiiiiiniiii ?" tanya ares denga galak.
" heh cewek gila ! gak usaah triak-triak kali, loe pikir ini hutan. harusnya gue yang tanya ke elo ? ngapain loe disini? cissh "
"karokean ! yaaa makan lah,,, bego lu piara. wleee " jawab ares dengan nada cuek karena ia benar-benar lapar saat ini dan tak mau adu mulut. melihat semangkok mie ayam yang masih utuh , langsung saja ia menyikatnya.
"eh eh ....... YAAAAAAAAAKKKKKK ... ceweeeekkkkkkkk gilaaaaaaa . itu mie ayam gueeee !!"
'PUK' teriak ravi sambil melayangkan earphone nya untuk memukul ares.
"sakittt begoooo ? gue juga lagi laper !" jawab ares dengan santai dan melanjutkan acara makannya.
"ganti gak  mie gue ? gue juga laper tau ??"
"ogah ... gue gak punya duit !"
" cisshh ... menyedihkan banget idup loe !"
" kenyangnya.... "gumam ares setelah menguras mangkok mie ayam nya.
"dasar gak tau diri .... " dengan gampangnya ravi bergumam seperti itu.
"APA LOE BILANG ??? HAH ?"
"bujuuu buneng dahhh ,,, mulut loe mirip toa masjid !!!" celetuk ravi dengan seenaknya dan kemudian siap-siap berlari karena melihat hidung ares yang sudah kembang kempis menahan marah.
"BYEEEEE CEWEKKKK GILLAA !!" teriak ravi sambil berlari.
"WOYYYY ... KEMPRET, ASEM LOE ! AWAS LOE YAAA... !!" balas ares sambil mengejar ravi dan alhasil mereka pun kejar-kejaran di lorong koridor. semua murid hanya cengo melihat pertengkaran gila mereka termasuk Milli , ray dan ozy sedangkan agnes hanya menatap dengan pandangan yang tak dapat diartikan. mereka hanya melanjutkan acara makan yang sempat tertunda sambil sesekali ozy menggoda milli yang wajahnya sekarang sudah semerah kepiting rebus.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Semua murid ST-school pun beranjak dari kursinya masing-masing dan segera pulang ke habitatnya *eh. sama halnya dengan ketiga gadis ini, siapa lagi kalo bukan Ares dkk.
"guyyyss.... gue pulang dulu yaak !!" teriak ares segera ngacir.
"eh... res , loe gak bareng gue ?" tanya agnes dari kejauhan.
"gak usah, makasih. gue bawa sepeda !" teriak ares sambil tetap berlari menuruni tangga lantai dua. sahabatnya pun hanya bisa geleng-geleng kepala.
"hy.. milli cantik. pulang bareng yuk, sama bang ozy ?" tanya ozy yang tiba-tiba muncul dari balik pintu. milli pun hanya tersenyum malu dan manganggukan kepalanya.
"muka loe minta dibayar mill ?" cetus agnes dengan nada sinis.
"sirik aja loe ?!! byeeee ... !!" milli pun langsung digandeng oleh ozy keluar dari kelas dan mereka pun semakin akrab.
"yaaahhhh.... sendiri dong gue ! ckck " gerutu agnes dan segera keluar kelas. pada saat dia hendak menuruni tangga tiba-tiba 'SREEET'
"lepasin tangan gue !!" bentak agnes kepada cowok yang menarik tangannya.
"nes,,, kenapa loe siksa gue seperti ini, kenapa loe biarkan gue selalu merasa bersalah sama loe ? hah ? gue minta maaf, gue tau gue salah, gue mohon loe maafin gue ?" pinta cowok itu.
"maafin loe ? JANGAN HARAP !!" jawab agnes dengan nada tinggi sambil melepaskan cekalan tangan cowok itu.
'GREEB'
"gue masih sangat sayang sama loe ! gue mohon maafin gue , dengerin penjelasan gue dulu !" cowok itu pun memeluk agnes ketika agnes hendak pergi. ia sangat merindukan gadisnya itu. sangat merindukannya.
"lepasin gue !" bentak agnes berusaha melepaskan pelukan cowok itu.
"gak akan. gue mohon satu menit aja !" pinta cowok itu.
'sreeeettt' ' PLAKKK' sebuah tamparan keras mendarat di pipi cowok itu yang ternyata adalah tamparan dari agnes. ia sudah berhasil melepaskan dirinya dari pelukan cowok itu. agnes pun berlari menuruni tangga sambil terisak. tanpa mereka sadari, ada sepasan mata yang melihat kejadian itu.

SKIP

"gillaaa !! dunia ini bertambah gilaa ! bukan gue yang gila dong yaa... secara gue ini cantik membahana badai, kan gak lucu kalo gue gila " rutuk ares gaje sambil bernasis ria di tengah perjalanan pulangnya sambil mengayuh sepedanya. ia baru merasakan unfortunate day paling ampuh dalam hidupnya. terlambat sekolah, tak membawa uang saku, tak membawa laptop. dan yang paling membunuhnya adalah bertemu dengan sesosok makhluk sialan yang diketahui bernama Deravi Ekada Nuraga.
Ares pun mempercepat laju sepedanya, karena awan mendung terlihat berkerumun diatasnya. suara gemuruh pun terdengar. langit mending seakan menyamai isi hatinya saat ini. sejenak ia melamun karena harinya yang menyenangkan ini. suasana jalanan yang sepi mendukungnya untuk melamunkan sesuatu yang lebih jauh.
lamunan nya pun terbuyar saat mendengar decitan rem dan klakson mobil. sebuah mobil nyaris saja menabraknya.
"OYYY ,, GILA LOE ? MAU CARI MATI LOE ? LOE KIRA INI JALAN BAPAK LOE APA ? MINGGIR LOE !!!!!!!!!" terlihat sebuah kepala menyembul dari balik jendela mobil. ares pun menenggok.
"masya allah mama.... kenapa gue ketemu loe lagi sih ?? jangan-jangan loe ngikutin gue ya ?" jawab ares dengan PD nya.
"hah ? ngikutin loe ? najisss ... OGAH !"
"ngeles mulu idup loe !cissshh " jawab ares seenaknya.
"eh ... minggir kagak loe ! cepetan gue mau pulang tauuuu !"
"ogah ... loe aja yang minggir, nohh ,, jalanan masih luas , !" tunjuk ares dengan dagunya. ravi pun kemudian menepikan mobilnya dan keluar dari mobil SUV silvernya itu.
"loe nyari ribut mulu yee ?" ujar ravi dengan nada sebalnya.
"sapa yang nyari ribut ? ogah juga gue berurusan sama orang jelek kaya loe !" jawab ares seenaknya.
"enak aja tuh mulut ngomong. gue ganteng gini dibilang jelek " jawab ravi tak kalah PD nya
"heh ... ganteng pala loe soak ! badan loe item gitu !" ucap ares dengan nada mengejek.
"gue ganteng. titik "
"jelek"
"ganteng"
"jelek"
"ganteng"
"gue cantik"
"gue ganteng "
"POKOKNYA GUEE CANTIKKKKKKKKKK!!!!!!!!!" teriak ares dengan keras.
"WOOOOOYYY ...... MULUT LOE MINTA GUE GUNTING ? HAH ? BERISIK BEGOOO !!!" teriak ravi tak kalah kerasnya.
"Bodo !!" jawab ares dan segera mengayuh sepedanya dengan cepat.
"OYYY gilaaaaaaaaaa !" teriak ravi dengan frustasi. ' mimpi apa gue kenal tuh cewek !' batin ravi bergidik ngeri.

SKIP

disisi lain, seorang gadis sedang terisak di sebuah taman kota. ia duduk dengan telapak tangannya yang menutupi wajah cantiknya. kemudian, datang seorang pemuda menghampirinya dan duduk di sampingnya. pemuda itu merangkul bahu sang gadis. tangannya merogoh saku kemejanya dan mengambil sebatang dark chocolate. coklat itu ia berikan kepada sang gadis.
sang gadis tersadar dan membuka matanya. matanya terlihat lembab.
"gue paham perasaan loe, gue punya coklat nih. kali aja bisa perbaiki mood loe ?" sang pemuda pun tersenyum tulus.
"makasih ray, makasih banget !" ucap gadis itu yang ternyata adalah agnes.
"sama-sama nes, loe ngapain nangis sih ? senyum dong, kayak gini nih " jawab ray sambil memegang kedua pipinya sendiri ala badut abal-abal.
"hahaha ... muka loe aneh banget. kayak anak TK belum di kasih ASI" ngakak agnes ngeliat tampang ray yang menurutnya sangatlah absurd.
"sialan loe ! " deck ray sambil mengembungkan pipinya layaknya anak kecil. 'gue seneng loe udah bisa ketawa lagi nes !' batin ray. alhasil ray dan agnes pun bercanda ria.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

PART II selesai, hehehe, bagi yang udah baca, makasih banget. o... iya jangan jadi SILENT READERS please,,, kalo udh baca comment yakkk . bisa di fb gue : Sarsa Parila Inersia atau twitter gue :@Sp_Inersia , boleh juga pin BB gue : 57326e31 ....

tunggu part selanjutnya.







Rabu, 23 September 2015

Sweet Enemy PART 1

hai... kenalin gue author kece bin cantik dari bumii, gue mau post cerbung gue nihh. yahhh maap yakkk klo amatir, biasa remaja labil lg eksis. sebenarnya nih cerbung bikinan gue sm tmn gue, namanya putri, lah klo nama gue sendiri iner kece cusss... baca yookkk

cekidooooooottttt


Title : sweet enemy
Author : 1. Putri Royan Difa
               2. Sarsa Parila Inersia
cast      : 1. Erdiva Claresia Putri
              2. Deravi Ekada Nuraga
              3. Agnesia Claritta
              4. Raynaldi Bahtiar
              5. Milenia Videfy
              6. Ozy Valen

PART 1

              Alunan musik klasik terdengar lembut dari sebuah kamar seorang gadis.Ia sedang sibuk mencoret-coret halaman belakang buku tulisnya.Mencari jawaban dari rumus kimia yang sedari tadi belum di temukannya.sesekali ia menggerutu.
              Meskipun ia sudah menyetel musik klasik yang biasanya meningkatkan kasdar moodnya ,namun sepertinya hari ini tidak.Ia butuh moodboster yang anti mainstream kali ini.frustasi sedang melandanya karena besok adalah hari dimana ujian bulanan kimia di adakan.Belum lagi ,materi kimia kali ini bukan materi yang di senanginya.
              Erdiva claresia putri,gadis penghuni kamar itu adalah salah satu siswi yang pandai di sekolahnya.Tidak biasanya ia frustasi karena hanya sekedar ujian bulanan meskipun pada mata pelajaran sulit sekalipun.Ia adalah gadis yang cantik,perilakunya menyenangkan ,kulitnya yang bersih ,meskipun tidak terlalu cerah membuat cowok-cowok di sekitarnya tak segan untuk menggodanya.Tetapi perilaku tomboynya menutupi kecantikan fisiknya.Seumur hidupnya , ia tidak pernah mengenal istilah pacaran. menurutnya, menjadi friendship lebih baik.
              Sedang kesal-kesalnya ia berhadapan dengan rumus kimianya, sang bunda memanggilnya. atau lebih tepatnya, berteriak memanggilnya dari arah dapur.
" Ares..... bisa tolong belikan sayur-sayuran di pasar ??? mama sedang sibuk sayang !!!!"
terdengar gerincing suara piring dan gelas yang beradu. Yang dimaksud sibuk oleh mama Ares adalah sibuk mencuci piring dan alat dapur lainnya. Ares hanya mendengus dan menghela nafas. Ia berjalan menuju dapur dengan langkah berat. " Beli apa aja ma ??" tanya Ares dengan nada malas.
" cukup beli ini aja ."
"WHATTTTTT ??? OHH ayolah mah,, ini sangat banyak. bagaimana bisa mama menyuruhku untuk belanja sebanyak ini ?? sementara aku juga sedang sibuk. "
"heh... sibuk main gadget maksud kamu, udah sana gak usah bawel."
            Akhirnya gadis itu pun menurut dan berjalan dengan langkah berat menuju super market terdekat. suasana hatinya sangat buruk saat ini.
"gilaaa kali yakkk ,, bete gue. aisssh tugas malah bejibun, ujian bulanan belum kelas, masih aja mama nyuruh-nyuruh belanja segala. bujukkk dahh" gerutunya kesal hinga ia menendang botok kaleng di depannya untuk melampiaskan kekesalannya.
KLONTAAANG ,,, BUK " AWWWWWW.... "

"Ups,... mampus gue !!" pekik ares.
" Heh cewek gila, loe waras kagak sih ? seenaknya aja tuh kaki nendang kaleng. dasar gila " umpat seorang pemuda yang menjadi korban kekesalan ares.
" Apa loe bilang ? gue Gila ??? loe kali, ngapain coba loe tiba-tiba nongol gitu aja, coba aja loe kagak lewat tadi, pasti tuh kaleng kagak bakal ngenain loe . dasar kaleng rombeng ... !" umpat ares tak mau kalah.
"heh udah salah gak mau ngaku ,, gila loe ! "
"loe yang gila "
"loe lebih gila "
"lah loe lebih gila diantara orang yang paling gila"
      Mereka pun saling cek cok sampai akhirnya Ares mengalah karena ia sadar, dirinya belum menjalankan tugas yang diberika mamanya. "tau ah... sabodo tuing dah !"
      Akhirnya Ares ngacir karena tak mau ribut dengan orang yag tak dikenalnya itu.
" heh ... cewek gilaaa .. Awas loe !!" terdengar umpatan sang cowok dari jauh.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

KRING.....KRING
DUBRRAAKKKK
KLONTANGGGG
Suara gaduh terdengar dari dalam kamar seorang Ares. Dengan kasarnya, ia membanting alarm yang tak berdosa itu, ia pun duduk dari tidurnya dengan mata yang masih terpejam. sejenak ia mengerjapkan matanya beberapa kali.
" hoaaamm,,,, jam berapa sih ? " ucapnya malas sambil sedikit meregangkan tubuhnya. matanya pun tertunjuk pada jam dinding yang ada.
"WHAATT ... Oh mama...... gue telah sekolahhhhhhh , mampus gue !!!" pekik ares sambil menepuk jidatnya, dan ngacir ke kamar mandi.
            segera saja ia membasuh muka dan menggosok gigi. sejenak muncul ide , agar ia tidak perlu berlama-lama mana , karena ia tau dirinya akan terlambat. akhirnya ia pun keluar dari kamar mandi. dan langsung berganti pakaian. setelah selesai, ia merapikan rambutnya dan memakai bedak agar tidak terlalu terlihat seperti orang yang baru terbangun dari tidur dan tidak mandi pula. tak lupa ia menyemprotkan sedikit parfum pada tubuhnya. ia pun segera berlari menuju garasi untuk mengeluarkan sepedanya.
"mama..... ares brangkat yaaaaahhhh ?? assalamualaikum !" teriaknya dari luar rumahnya. padahal ia tidak tau dimana sekarang mamanya berada. tanpa peduli respon dari mamanya, ares langsung mengayuh sepedanya dengan tergesa, ia hilang menuju tikungan.
" lohhhh ... Ares mana ya ? udah brangkat ya tuh anak ? mana uang sakunya gak di bawa pula. duhh...." mama ares muncul dari halaman belakang rumah. rupanya sang mama sedang menjemur pakaian.
         untuk yang kesekian kalinya, ares adalah siswi yang beruntung karena ia masuk di salah satu kelas terbaik di sekolah favorit di kotanya. ia masuk ke dalam Better class yang ada di sekolah. Yang bernama International science-techno High School. Beruntung karena ia mendapat besiswa untuk ke jenjang pendidikan selanjutnya. juga beruntung karena pak satpam yang denga berat hati membukakan gerbang untuknya.
" ihhhh , pak satpam ganteng deh,, kalo baik bukain gerbanya dong pak.Ares kan cuma telat 5 menit " bujuknya dengan mata berbinar yang sama seperti anak kecil jika minta di belikan mainan .
 Setelah pak satpam menimbang-nimbang pemikiranya ,akhirnya dengan senyum yang di paksakan ,gerbang sekolah pun terbuka untuk ares dan beberapa murid lainya.Dengan catatan ,mereka harus melapor ke kantor BK sebelum masuk ke kelas.
            Ares memarkirkan sepedanya dan melangkah malas menuju kantor BK .Ia dan beberapa siswa lainya harus mencatatkan namanya untuk di beri point.Point pelanggaran .Ares melewati beberapa kelas yang terlihat sudah mulai kegiatan belejar mengajar setalah urusanya dengan guru BK selesai .Dengan tergesa ia segera menuju kelasnya yaitu kelas XI Better class 1 yang ada di lantai 3.
           International Science-Techno High school ini terdiri dari tiga sekolah yaitu Junior High school, Senior High School dan College. Untuk Junior High School dan Senior High School sendiri dibagi menjadi enam yaitu Better class I dan II , Best Class I dan II , dan Good class I dan II. untuk perkuliahan atau College, disini hanya terdapat 2 fakultas yaitu science dan ICT.
          Bangunan sekolah tinggi ini pun las dan megah. laboratorium yang ada di dalamnya pun lengap. Bangunan yang terdiri dari tiga lantai ini pun bersih, tatanan arsitekturnya rapi dan berkelas. tidak sembaranga anak dapat masuk ke sekolah ini.
          Ares masih berjuang untuk melewati lorong demi lorong, tangga demi tangga untuk mencapai kelasnya yang ada di lantai paling atas. Saat ia hendak menaiki tangga ketiga, tiba-tiba ......

BRUUUUUKKKK......................!!!!!!!!!! ia bertabrakan dengan seseorang saat mereka saling berpapasan di tikungan lorong lantai dua. " eh dasar cowok gilaaaa,,, loe punya mata gak sih ??? jalan tuh yang.... " saat ares bangun dari jatuhnya, ia baru menyadari bahwa cowok yang ia tabrak adalah cowok yang menjadi korban kekesalannya kemarin sore.
"woyyy ... loe cewek kagak warsa. loe tuh yang pake acara lari-lari segala" umpatnya.
"ah .. bodo amat " ares pun membersihkan seragamnya yang kotor dan bergegas ngacir menuju lantai 3.
          Ia pun sampai di depan kelasnya. Diintipnya isi kelas itu lewat jendela. lega rasanya saat belum ada guru yang mengisi kelasnya. Ares pun membuka pintu denga perlahan dan tidak lupa ia menempelkan ibu jarinya dengan mesin Finger Print yang terletak di samping pintu. Alat ini digunakan untuk mengabsen siswa berbasis teknologi.
         Saat masuk ke dalam kelas, ada beragam respon yang didapatinya. ada yang tidak peduli, dan tidak memalingkang wajahnya dari monitor laptop, ada yang menatap ares dengan ekspresi yang aneh. Ada yang menggelengkan kepalanya, namun, ares hanya nyengir kuda dan berjalan menuju tempat duduknya.
         Hampir semua temannya saat ini sedang sibuk dengan laptopnya masing-masing. sepertinya ada tugas dari guru yang mungkin tidak bisa hadir saat ini. ares pun duduk tenang sambil mengatur nafasnya yang ngos-ngosan karena berlari 3 tangga sekaligus. ia pun meletakan tasnya di laci mejanya. kemudian ia mencolek bahu teman yang duduk di depannya. Millenia Videfy.
" Mill. ada tugas apaan sih ?" tanya ares.
"tugas membandingkan data res, itu udah diprogam sekretaris di Screenboard " jawab Milli menunjuk screen board. Ares hanya mengangguk dan segera mengeluarkan tasnya dari laci kembali. Ia berniat mengambil laptop dan flashdisk dari tasnya. namun, raut wajahnya mendadak pucat saat ia menyadari tak ada laptop di tasnya.
" pantas aja tadi waktu lari , ini tas enteng amat. ternyata kagak ada laptopnya. mampus gue. " rutuknya berbisik. ia pun beranjak dari kursinya dan meuju kursi ahcmed , sang leader class. ia meminta izin untuk pergi ke lorong dimana loker para siswa berjejer. Ahcmed mengiyakan.
         Ares keluar dari kelas dan melangkah cepat menuju lorong loker. tidak lupa ia memasukan kode angka lokernya dan segera ia membuka loker miliknya. Namun, Naas, tidak benda bernama laptop dalam lokernya. hanya ada tab, kamus digital, buku agenda, diary, dan tumpukan buku referensi.
"gillaaa............. gue bener-bener kagak bawa laptop." tanpa sadar ia setengah berteriak karena panik.
         Ia baru bisa menenangkan dirinya saat terdengar beberapa langkah kaki dan beberapa orang yang sedang berbincang.Ares pun bergegas kembali menuju kelasnya .Setelah sampai di depan kelasnya ,ia masuk lalu terduduk lemas di kursinya .
 "loe kenapa res ????????"tanya agnes penasaran.
"Gue kagak bawa laptop !"ucapnya dengan nada yang lemas.
"Tenang aja .kalo loe bawa flash disk loe bisa numpang di laptop gue .Terus kerjaan loe bisa loe pindahin ke tuh flash disk."
           Ares pun hanya mengangguk lega karena ada seorang agnesia claritta yang telah membantunya ia sangat bersyukur saat itu.Suasana kelas bertambah hening saat miss poppy masuk,bersama seorang murid baru .
" LOEEEE !!!" teriak ares dan murid itu bersamaan.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PART 1 selesai, tunggu part dua nya kawan. bye