haii.... gue balik lagi. ini part 2 dari sweet enemy, yaa walaupun gue tau kgak ada yang baca tp tak apalah. gue bikin ini cuma buat nyalurin hobby gue aja kok. oke
CEKIDOOOOOTT !!!!!!!!!!
Title : Sweet Enemy
Author : 1. Putri Royan Difa
2. Sarsa parila inersia
cast : 1. Erdiva Claresia Putri
2. Deravi Ekada Nuraga
3. Millenia Videfy
4. Raynaldi Bahtiar
5. Agnesia Claritta
6. Ozy Valen.
PART 2
"LOE ....!" teriak ares dan murid itu bersamaan. Semua murid dikelas itu pun hanya memandangi mereka berdua dengan tatapan bengong termasuk miss poppy.
"Ares , kamu ngapain teriak-teriak gitu kayak di hutan, lebih baik kamu duduk lagi deh ." ucap miss poppy kepada ares.
"iya, miss , maaf ." jawab ares dengan nada cuek.
'cisssh apa dunia ini terlalu sempit ? sampai-sampai gue bisa ketemu tuh orang untuk yang ketiga kalinya.' batin ares dengan tatapan yang cukup menjengkelkan.
"eh..oke , Ravi, sekarang perkenalkan diri kamu." suruh miss poppy kepada pemuda itu.
"iya.. makasih miss. hai guyss, kenalin gue Deravi Ekada Nuraga. kalian semua bisa panggil gue ravi. gue pindahan dari Aussie. Thaanks... "
berbagai respon didapat ravi setelah ia selesai menyampaikan perkenalannya. murid-murid cowok udah pasti cuek-cuek aja karena menurut mereka gak ada yang istimewa dari si murid baru. lahhh... kalo yang cewek , udah pada heran kali ngeliat pangeran tampan tiba-tiba datang gitu aja dari langit.
"OMG.... Bule nyasar. tampan euy !"
"Handsome boy.... "
"Gilaa ganteng banget " itulah beberapa respon para kaum hawa di kelas itu. 'cissshh.... apanya yang bagus dari tuh kaleng rombeng' batin ares dengan tatapan sinis melihat ke arah ravi. sedangkan ravi hanya membalas dengan kedipan matanya. ares hanya bergidik ngeri melihatnya.
"urusan kita belum selesai, cewek gila !!" ujar ravi tepat di telinga ares pada saat ravi berjalan melewati bangku milik ares.
"heh yang loe maksud gila itu gue ? loe kalo ngomong ngaca dulu ngapa, dasar kaleng rombeng, sialan luh " sewot ares.
"bagus deh kalo loe ngrasa, dan satu lagi , jangan panggil gue kaleng rombeng, itu nama nggak selevel sama gue yang ganteng ini !" ujar ravi sambil melirik ares yang ternyata sedang mencibir dan mengejek dirinya.
PUUKKKK........... " yaaaakkkkkkk..... dasar cowok gila, sakit tauuuuuu, loe itu bener-bener gila yaa.... itu kamus gedenya bejibun tau dan kenapa loe malah nim......epphmm"
"hahaha ... bawel sih loe, pakai triak-triak lagi. makan tuh kertas hahahah .."
Sambil tertawa ravi pun dengan tak berdosanya kembali mencari bangku yang sempat tertunda dan meninggalkan ares yang wajahnya sudah merah padan menahan marah dan malu. bayangkan saja, ravi dengan seenaknya menyumpal mulutnya dengan kertas di depan teman-temannya.
"morning class.. ?" terdengar suara mr.adlan yang baru saja masuk dan merubah suasana yang ada menjadi suasana yang serius.
SKIP
KRIIING.... KRING bel istirahat pun berdentang cukup keras dan itu adalah surga bagi para murid hehehe karena menurut mereka 'tak ada yang indah selain bel sekolah ckck' itulah prinsip yang dianut oleh mereka.
"res , ke kantin yook ?" ajak agnes dan milli kepada ares. ares pun kemudian merogoh sakunya, bermaksud untuk mengecek uang sakunya.
"yahhh.. gue lupa kagak bawa duit, padahal nih perut udah demo dari tadi. busssett apes banget sih gue hari ini." ucap ares sambil terduduk lemas.
"gue traktir loe deh kali ini, berhubung masih baik nih " sela milli.
"heh .. seriusan ??"
"iy.... mmmppphh !"
"huwaaaa.... makasih milli sayooong, loe emang the best, lopee yuu !!!" ares langsung kegirangan memeluk milli yang sudah sesak napas.
"res loe gila yakk ? error lu ?" tanya agnes sambil geleng-geleng. ares hanya menanggapi dengan cengiran kudanya.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
KANTIN
Terlihat seorang cowok sedang mendengarkan earphone nya dan meminum satu cup jus melon dengan gadget di tangannya. Asik dengan dunianya.
"hai bro.. loe anak baru tadi kan ? gue boleh gabung ? kenalin gue ray ?' ujar cowok bernama ray tadi yang tiba-tiba datang menghampirinya.
"eh ,, iya silahkan. gue ravi. " ucap cowok itu yang ternyata adalah ravi.
"loe .. "
"haiii.. sobat gue ray yang unyu-unyu, loe kok ninggalin abang ozy yang cakep ini sih ? gak asik loe !" belum selesai ray berbicara kepada ravi, tiba-tiba makhluk ajaib alias ozy datang.
'heh zy, mending loe duduk deh, kagak malu apa loe diliatin noh !" ucap ray sambil menunjuk dengan dagunya.
"hehehe biasa, gue kan error. baru nyadar loe ? ckckck. eh loe ravi kan ? marid baru tadi, kenalin gue ozy. orang paling ganteng di ST school. hehehe " ravi pun hanya cengo memandangi makhluk di depannya ini sambil geleng-geleng kepala.
"hahah gak usah heran rav, dia emang gitu. autis, gue aja heran kenapa gue bisa sahabatan sama tuh anak. " sela ray sambil ngakak karena liat ekspresi cengo ravi.
"hahahah ... sumpah , loe absurd banget zy, hahaha ' tawa ravi setelah lama di ekspresi cengo nya. ray dan ozy pun hanya bisa bengong ngeliat tingkah aneh ravi. 'serem nih anak.. ' batin mereka berdua.
Tiba-tiba suasana kantin teralihkan dengan kedatangan 3 gadis cantikyang sedang berjalan. merekalah pusat perhatiaanya. tak segan-segan kaum adam melirik mereka. sedangkan kaum hawa hanya bisa menatap iri dengan kecantikan mereka. Ares, Milli, dan Agnes. ya... ternyata merekalah yang menjadi pusat sorotan sedari tadi. memang sudah rahasia umum jika mereka begitu terkenal di lingkup ST-School ini karena kecantikan dan kecerdasan mereka.
"heh... kenapa tuh orang pada ngeliatin mereka. iya sihh, yang dua mah cantik, lah yang tengah, si cewek gila itu, hrrr !" desis ravi sambil geleng-geleng kepala karena melihat kaum adam yang pada gila semua termasuk dua kucrut di depannya , siapa lagi kalo bukan ray dan ozy.
"heh... gondrong, ozyyy , ! bengong aja lu berdua !" tepuk ravi pada bahu si gondrong alias ray dan si ozy. "hehehe... sory, rav. kita lagi liat bidadari noh !" jawab ozy setelah sadar dari kebengongannya.
"hah ? maksud loe mereka... biasa aja menurut gue.. yang dua sih cantik, lah yang tengah nauzubillah dah ... empet gua !" jawab ravi seenaknya.
"heh... curut ! loe gak tau mereka itu siapa ?"
"kagakkkkkk !!!!" potong ravi , padahal si ozy belum menyelesaikan omongannya.
"belum selesai begooo, gini yaa, mereka itu most wanted girl di sekolah ini. apalagi si Ares yang loe bilang itu, dia mah bintangnya kalo disini !" jawab ozy sambil menjelaskan , si ray pun hanya mengangguk setuju.
"cissshhh .... mosok ? maksud loe ?'
"okee ... gue jelasin nih ya. yang paling kanan itu namanya Milliane Videfy biasa dipanggil Milli, dia anak yang punya St-School. selain cantik, chubby, dia anaknya gak sombong dan mudah bergaul. selain itu, dia juga ketua ekskul cheers di ST-School. nah kalo yang paling kiri namanya Agnesia Claritta , panggilannya agnes. dia juga cantik, dan dia anak dari donatur di sekolah ini yaitu Claritta company. makanya dia terkenal tapi dia gak sombong, sederhana banget anaknya. walaupun dia rada cuek sih, dan yang terakhir yaitu Erdiva Claresia Putri biasa dipanggil Ares , , dia cantik tapi agak tomboy, bukan anak orang kaya sih, dia juga anak beasiswa disini . tap...."
"jadi itu yang bikin tuh anak terkenal, cuma numpang tenar doang dong tuh anak ! cishh " potong ravi, padahal si ozy belum selesai menjelaskan.
"heh .. gue belum selesai , dengerin dulu, si Ares itu anak paling cerdas di ST-School. loe tau ? hampir semua nilainya diatas rata-rata. dia juga sering menjuarai kompetisi kimia maupun ICT sampai ke luar negeri. di samping itu, dia juga jago beladiri. " terang ozy. si ray pun hanya melengos dan cekikikan karena melihat ozy yang menggerutu gara-gara si ravi gak dengerin omongannya.
di sisi lain
"yahhhh... kantin nya penuh semua. masa iya harus ke kantin bawah sih " gerutu milli karena melihat kantin yang penuh sesak.
"ahhaa... gue punya ide , ikut gue ... " ajak milli tiba-tiba setelah selesai marah-marah. kedua temannya ini pun hanya melengos pasrah.
'haii... gue sm temen-temen gue boleh duduk disini gak ?" tanya milli kepada penghuni bangku kantin yang di datanginya yang ternyata adalah ravi, ozy, dan ray.
"sumpah ? ciyusss ? mi apa ? boleh, boleh, boleh " jawab ozy dengan antusias mempersilahkan mereka. Agnes memposisikan dirinya di depan ray, milli di depan ozy dan ares pun duduk di depan ravi.
"loe ! huwwaaaa ngapain loe dissiiiiiiniiii ?" tanya ares denga galak.
" heh cewek gila ! gak usaah triak-triak kali, loe pikir ini hutan. harusnya gue yang tanya ke elo ? ngapain loe disini? cissh "
"karokean ! yaaa makan lah,,, bego lu piara. wleee " jawab ares dengan nada cuek karena ia benar-benar lapar saat ini dan tak mau adu mulut. melihat semangkok mie ayam yang masih utuh , langsung saja ia menyikatnya.
"eh eh ....... YAAAAAAAAAKKKKKK ... ceweeeekkkkkkkk gilaaaaaaa . itu mie ayam gueeee !!"
'PUK' teriak ravi sambil melayangkan earphone nya untuk memukul ares.
"sakittt begoooo ? gue juga lagi laper !" jawab ares dengan santai dan melanjutkan acara makannya.
"ganti gak mie gue ? gue juga laper tau ??"
"ogah ... gue gak punya duit !"
" cisshh ... menyedihkan banget idup loe !"
" kenyangnya.... "gumam ares setelah menguras mangkok mie ayam nya.
"dasar gak tau diri .... " dengan gampangnya ravi bergumam seperti itu.
"APA LOE BILANG ??? HAH ?"
"bujuuu buneng dahhh ,,, mulut loe mirip toa masjid !!!" celetuk ravi dengan seenaknya dan kemudian siap-siap berlari karena melihat hidung ares yang sudah kembang kempis menahan marah.
"BYEEEEE CEWEKKKK GILLAA !!" teriak ravi sambil berlari.
"WOYYYY ... KEMPRET, ASEM LOE ! AWAS LOE YAAA... !!" balas ares sambil mengejar ravi dan alhasil mereka pun kejar-kejaran di lorong koridor. semua murid hanya cengo melihat pertengkaran gila mereka termasuk Milli , ray dan ozy sedangkan agnes hanya menatap dengan pandangan yang tak dapat diartikan. mereka hanya melanjutkan acara makan yang sempat tertunda sambil sesekali ozy menggoda milli yang wajahnya sekarang sudah semerah kepiting rebus.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Semua murid ST-school pun beranjak dari kursinya masing-masing dan segera pulang ke habitatnya *eh. sama halnya dengan ketiga gadis ini, siapa lagi kalo bukan Ares dkk.
"guyyyss.... gue pulang dulu yaak !!" teriak ares segera ngacir.
"eh... res , loe gak bareng gue ?" tanya agnes dari kejauhan.
"gak usah, makasih. gue bawa sepeda !" teriak ares sambil tetap berlari menuruni tangga lantai dua. sahabatnya pun hanya bisa geleng-geleng kepala.
"hy.. milli cantik. pulang bareng yuk, sama bang ozy ?" tanya ozy yang tiba-tiba muncul dari balik pintu. milli pun hanya tersenyum malu dan manganggukan kepalanya.
"muka loe minta dibayar mill ?" cetus agnes dengan nada sinis.
"sirik aja loe ?!! byeeee ... !!" milli pun langsung digandeng oleh ozy keluar dari kelas dan mereka pun semakin akrab.
"yaaahhhh.... sendiri dong gue ! ckck " gerutu agnes dan segera keluar kelas. pada saat dia hendak menuruni tangga tiba-tiba 'SREEET'
"lepasin tangan gue !!" bentak agnes kepada cowok yang menarik tangannya.
"nes,,, kenapa loe siksa gue seperti ini, kenapa loe biarkan gue selalu merasa bersalah sama loe ? hah ? gue minta maaf, gue tau gue salah, gue mohon loe maafin gue ?" pinta cowok itu.
"maafin loe ? JANGAN HARAP !!" jawab agnes dengan nada tinggi sambil melepaskan cekalan tangan cowok itu.
'GREEB'
"gue masih sangat sayang sama loe ! gue mohon maafin gue , dengerin penjelasan gue dulu !" cowok itu pun memeluk agnes ketika agnes hendak pergi. ia sangat merindukan gadisnya itu. sangat merindukannya.
"lepasin gue !" bentak agnes berusaha melepaskan pelukan cowok itu.
"gak akan. gue mohon satu menit aja !" pinta cowok itu.
'sreeeettt' ' PLAKKK' sebuah tamparan keras mendarat di pipi cowok itu yang ternyata adalah tamparan dari agnes. ia sudah berhasil melepaskan dirinya dari pelukan cowok itu. agnes pun berlari menuruni tangga sambil terisak. tanpa mereka sadari, ada sepasan mata yang melihat kejadian itu.
SKIP
"gillaaa !! dunia ini bertambah gilaa ! bukan gue yang gila dong yaa... secara gue ini cantik membahana badai, kan gak lucu kalo gue gila " rutuk ares gaje sambil bernasis ria di tengah perjalanan pulangnya sambil mengayuh sepedanya. ia baru merasakan unfortunate day paling ampuh dalam hidupnya. terlambat sekolah, tak membawa uang saku, tak membawa laptop. dan yang paling membunuhnya adalah bertemu dengan sesosok makhluk sialan yang diketahui bernama Deravi Ekada Nuraga.
Ares pun mempercepat laju sepedanya, karena awan mendung terlihat berkerumun diatasnya. suara gemuruh pun terdengar. langit mending seakan menyamai isi hatinya saat ini. sejenak ia melamun karena harinya yang menyenangkan ini. suasana jalanan yang sepi mendukungnya untuk melamunkan sesuatu yang lebih jauh.
lamunan nya pun terbuyar saat mendengar decitan rem dan klakson mobil. sebuah mobil nyaris saja menabraknya.
"OYYY ,, GILA LOE ? MAU CARI MATI LOE ? LOE KIRA INI JALAN BAPAK LOE APA ? MINGGIR LOE !!!!!!!!!" terlihat sebuah kepala menyembul dari balik jendela mobil. ares pun menenggok.
"masya allah mama.... kenapa gue ketemu loe lagi sih ?? jangan-jangan loe ngikutin gue ya ?" jawab ares dengan PD nya.
"hah ? ngikutin loe ? najisss ... OGAH !"
"ngeles mulu idup loe !cissshh " jawab ares seenaknya.
"eh ... minggir kagak loe ! cepetan gue mau pulang tauuuu !"
"ogah ... loe aja yang minggir, nohh ,, jalanan masih luas , !" tunjuk ares dengan dagunya. ravi pun kemudian menepikan mobilnya dan keluar dari mobil SUV silvernya itu.
"loe nyari ribut mulu yee ?" ujar ravi dengan nada sebalnya.
"sapa yang nyari ribut ? ogah juga gue berurusan sama orang jelek kaya loe !" jawab ares seenaknya.
"enak aja tuh mulut ngomong. gue ganteng gini dibilang jelek " jawab ravi tak kalah PD nya
"heh ... ganteng pala loe soak ! badan loe item gitu !" ucap ares dengan nada mengejek.
"gue ganteng. titik "
"jelek"
"ganteng"
"jelek"
"ganteng"
"gue cantik"
"gue ganteng "
"POKOKNYA GUEE CANTIKKKKKKKKKK!!!!!!!!!" teriak ares dengan keras.
"WOOOOOYYY ...... MULUT LOE MINTA GUE GUNTING ? HAH ? BERISIK BEGOOO !!!" teriak ravi tak kalah kerasnya.
"Bodo !!" jawab ares dan segera mengayuh sepedanya dengan cepat.
"OYYY gilaaaaaaaaaa !" teriak ravi dengan frustasi. ' mimpi apa gue kenal tuh cewek !' batin ravi bergidik ngeri.
SKIP
disisi lain, seorang gadis sedang terisak di sebuah taman kota. ia duduk dengan telapak tangannya yang menutupi wajah cantiknya. kemudian, datang seorang pemuda menghampirinya dan duduk di sampingnya. pemuda itu merangkul bahu sang gadis. tangannya merogoh saku kemejanya dan mengambil sebatang dark chocolate. coklat itu ia berikan kepada sang gadis.
sang gadis tersadar dan membuka matanya. matanya terlihat lembab.
"gue paham perasaan loe, gue punya coklat nih. kali aja bisa perbaiki mood loe ?" sang pemuda pun tersenyum tulus.
"makasih ray, makasih banget !" ucap gadis itu yang ternyata adalah agnes.
"sama-sama nes, loe ngapain nangis sih ? senyum dong, kayak gini nih " jawab ray sambil memegang kedua pipinya sendiri ala badut abal-abal.
"hahaha ... muka loe aneh banget. kayak anak TK belum di kasih ASI" ngakak agnes ngeliat tampang ray yang menurutnya sangatlah absurd.
"sialan loe ! " deck ray sambil mengembungkan pipinya layaknya anak kecil. 'gue seneng loe udah bisa ketawa lagi nes !' batin ray. alhasil ray dan agnes pun bercanda ria.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PART II selesai, hehehe, bagi yang udah baca, makasih banget. o... iya jangan jadi SILENT READERS please,,, kalo udh baca comment yakkk . bisa di fb gue : Sarsa Parila Inersia atau twitter gue :@Sp_Inersia , boleh juga pin BB gue : 57326e31 ....
tunggu part selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar